Jakarta Pusat – Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) meluncurkan buku berjudul “Jejak Zaman: Nilai Jurnalisme Lima Tokoh Perempuan Pers Indonesia” sebagai bentuk penghormatan terhadap kontribusi perempuan dalam perkembangan dunia pers nasional. Buku tersebut mengangkat perjalanan, pemikiran, dan dedikasi lima tokoh perempuan yang berperan penting dalam sejarah jurnalisme Indonesia.

Direktur Eksekutif LPDS, Kristanto Hartadi, menjelaskan bahwa buku ini mengisahkan kiprah Rohana Koeddoes, S.K. Trimurti, Ani Idrus, Herawati Diah, dan Toety Azis. Kelima tokoh tersebut dinilai telah memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan pers sekaligus perjalanan bangsa Indonesia.

Menurut Kristanto, penerbitan buku ini bertujuan memperkenalkan nilai-nilai perjuangan para tokoh pers kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang tengah meniti karier di dunia jurnalistik. Melalui kisah mereka, LPDS ingin menegaskan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjaga integritas, independensi, dan kebebasan pers.

Peluncuran buku tersebut juga menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-38 LPDS. Setiap tahun, lembaga ini secara konsisten menerbitkan karya yang mendokumentasikan perjalanan tokoh-tokoh pers sebagai upaya menjaga rekam jejak sejarah jurnalisme Indonesia.

Kristanto berharap buku tersebut dapat menjadi referensi sekaligus sumber inspirasi bagi insan pers dan masyarakat dalam memahami perjalanan panjang dunia jurnalistik di Indonesia serta nilai-nilai yang melandasi profesi kewartawanan.

Sementara itu, Anggota Dewan Pers, Rosarita Niken Widiastuti, menyampaikan apresiasi atas inisiatif LPDS dalam menghadirkan dokumentasi sejarah mengenai para tokoh perempuan pers. Menurutnya, publik perlu mengetahui bahwa kontribusi kelima tokoh tersebut tidak hanya memperkuat perkembangan media massa, tetapi juga ikut mewarnai perjalanan bangsa melalui pemikiran, perjuangan, dan keberanian mereka.

Ia berharap buku tersebut dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai peran strategis perempuan dalam membangun jurnalisme yang profesional, independen, dan berpihak pada kepentingan publik.

Selain peluncuran buku, rangkaian peringatan ulang tahun LPDS juga diisi dengan diskusi mengenai peran perempuan dalam perkembangan pers Indonesia serta peluncuran platform e-Learning Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Inovasi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas dan kompetensi wartawan di era digital.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Balai Sastra H.B. Jassin, Lantai 4 Gedung Ali Sadikin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh pers, akademisi, pimpinan media massa, serta insan jurnalistik dari berbagai daerah. Momentum tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus menjaga profesionalisme dan kebebasan pers sebagai salah satu pilar penting demokrasi di Indonesia.