Jakarta — Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, stabilitas harga tidak hanya menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga mampu meningkatkan konsumsi, mendorong aktivitas produksi, serta membuka peluang kerja baru.

Bima menjelaskan bahwa keberhasilan mengendalikan inflasi akan memberikan dampak berantai bagi perekonomian nasional. Ia menilai kondisi harga yang stabil dapat menciptakan iklim usaha yang lebih sehat dan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah.

Selain itu, Bima mengajak pemerintah daerah untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi. Kementerian Dalam Negeri, kata dia, terus melakukan pengawalan melalui rapat koordinasi pengendalian inflasi yang rutin dilaksanakan sejak Oktober 2022.

Ia juga menyoroti bahwa setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda. Untuk wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, faktor konektivitas antarpulau, tingginya biaya logistik, aktivitas pariwisata, momentum hari besar keagamaan, hingga kondisi cuaca menjadi penentu penting dalam stabilitas harga pangan.

Menurut Bima, distribusi memiliki peran yang sama pentingnya dengan produksi. Daerah dengan potensi pangan besar pun tetap dapat mengalami tekanan harga apabila akses distribusi dan logistik belum berjalan optimal.

Karena itu, ia mendorong penguatan kerja sama antardaerah guna memastikan kelancaran pasokan pangan. Pemerintah daerah juga diharapkan memanfaatkan teknologi informasi untuk memantau perkembangan harga secara real time serta mengoptimalkan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam perencanaan tata ruang.

Di akhir keterangannya, Bima menekankan bahwa pengendalian inflasi membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Perum Bulog, Kementerian Perdagangan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.